Sudah dua dekade Juventus belum lagi merasakan trofi Liga Champions dikutip dari situs casino online terpercaya. Sekali lagi mendominasi turnamen di negeri ini lima tahun terakhir, Zebra mengejar akhirnya ambisius mahkota terakhir kali itu merengkuh di 1995-1996.
Juve ambisi bukti terlihat di pasar transfer musim panas pada tahun 2016 melalui pembelian pemain berkualitas dan pengalaman yang kaya jenis Gonzalo Higuain, Dani Alves, dan Miralem Pjanic.
Masih didukung bintang tua, Juve siap untuk bergerak menuju LC mahkota. Sebuah perjalanan yang tentu tidak mudah. Selain itu, mereka juga harus membagi konsentrasi di arena lain, terutama Serie A.
Dari kalangan pemain Juve, ada empat tokoh menjadi poros utama dari Nyonya Tua pada setiap posisi dalam upaya untuk menikmati musim yang sukses, termasuk memenangkan LC.
Gianluigi Buffon
Kiper PHILIPPE Desmazes / AFP Juventus, Gianluigi Buffon, pemanasan sebelum menyelam Liga Champions Grup H pertandingan kontra Olympique Lyon di Stade de Lyon, Prancis, 18 Oktober 2016.
Berumur 38 tahun, Buffon tetap menjadi andalan di bawah mistar gawang Juventus. Dia mungkin tidak setangkas sementara masih dalam usia emas.
Blunder melawan Spanyol (10/6) dan Udinese (15/10) telah memicu pertanyaan apakah Buffon telah diberi pensiun. Namun, mantan kiper Parma itu dijawab melalui serangkaian penyelamatan berkelas melawan Lyon (18/10).
Buffon masih memiliki kemampuan untuk membawa kiper top Juve memenangkan banyak gelar musim ini. Ada hal-hal lain yang membuat dia sukses tim bisa menjadi faktor dalam 2016/17.
Sebagai tokoh yang sangat dihormati di lapangan dan ruang ganti dan memiliki kemampuan untuk memotivasi rekan-rekan dan dirinya sendiri, Buffon akan memainkan peran penting untuk memenangkan LC perdana dalam sejarah karirnya.
Leonardo Bonucci
Giuseppe CACACE / AFP perayaan gol tindakan Juventus bek Leonardo Bonucci, setelah kiper Sampdoria di Serie A, Juventus Stadium, Turin, 14 Mei 2016.
trio BBC terdiri dari Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini tidak sering muncul bersama-sama musim ini. Rotasi dan luka jadi mengapa. Meski begitu, Juve masih tim dengan paling sedikit kebobolan sejauh (7 gol).
Pusat dinding tebal pertahanan di Bonucci. Kelebihan pemain berusia 29 tahun dari bek lain Juve adalah kemampuan untuk lulus.
Bonucci sering memanjakan rekan-rekannya di depan lambung diukur lewat. Sejauh ini di Serie A 2016/17, rata-rata operan jauh dia adalah yang tertinggi di antara para pemain Juve, lima operan per game.
Ex Internazionale pemain jelas salah satu pilar penting dari Juve musim ini asalkan fokus tidak terganggu.
Konsentrasi Bonucci saat ini harus dipecah karena anaknya, Matteo, sakit. Belum lagi fakta bahwa ia tergoda banyak klub lain dengan tawaran yang menggiurkan.
Miralem Pjanic
MARCO BERTORELLO / AFP Miralem Pjanic merayakan gol ke Sassuolo Juventus bersih di Serie A di Stadion Juventus, 11 September 2016.
Diimpor dari AS Roma musim panas ini, Pjanic cepat muncul sebagai gelandang utama Juve. Sebanyak tiga gol dan empat assist telah dibuat untuk Juve di semua kompetisi 2016/17.
Pjanic yang kuat dalam situasi bola mati. Pemain berpaspor Bosnia-Herzegovina adalah seorang ahli dalam melaksanakan tendangan bebas.
Memang, Pjanic belum mencetak gol dengan situasi sejauh ini untuk Juve. Namun, ketika disetel sangat baik dengan permainan klub barunya, dia pasti akan menjadi ancaman bagi para pesaingnya setiap kali Juve mendapat set-piece.
Gonzalo Higuain
MARCO BERTORELLO / AFP Actions perayaan striker Juventus, Gonzalo Higuain, setelah mencetak gol melawan Fiorentina di Serie A, Juventus Stadium, Turin, 20 Agustus 2016.
Higuain sudah memiliki reputasi sebagai striker haus gol di klub lamanya seperti Real Madrid dan Napoli. Striker Argentina menunjukkan di awal musim ini.
Higuain mencetak enam gol dari 12 tembakan akurat di Serie A 2016/17.
Menurut pelatih Massimiliano Allegri, 28 tahun kendala penyerang lama yang kebugaran dan adaptasi.
Jika dua hal yang bisa segera diatasi, Higuain tentu saja akan menjadi tokoh utama dalam panci gawang Juve setelah gol musim ini.
Perlu dicatat, sejak 2008/09, Higuain selalu berhasil mencetak total gol dua digit setiap musim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar